Sosialisasi PKH tahun 2018 Kota Banda Aceh

Foto untuk : Sosialisasi PKH tahun 2018 Kota Banda Aceh

Sosialisasi PKH tahun 2018 Kota Banda Aceh

Selasa 31-07-2018, Dinas Sosial Banda Aceh mengadakan kegiatan sosialisasi pengetahuan dan kebijakan PKH sekaligus sosialisasi verifikasi komitmen PKH tahun 2018. Diadakan di salah satu aula balai kota, dihadiri oleh 120 peserta yang terdiri dari kepala desa (keucik), kepala sekolah/ka.pengelola sekolah tingkat SD, SMP dan SMA, kemudian juga dihadiri kepala Puskesmas / ka.fasilitas kesehatan.

Acara dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum, Bapak Tarmizi mewakili Walikota yang juga bersamaan ada kegiatan lainnya,juga bersama-sama kepala dinas sosial, kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya acara sosialisasi ini, karena untuk mencapai tujuan mengentaskan kemiskinan tidak mungkin dinas sosial dalam hal ini pelaksana PKH, pendamping PKH melakukannya sendiri. Program nasional ini harus didukung penuh oleh pihak-pihak terkait yaitu fasilitas pendidikan dan juga fasilitas kesehatan. Dengan sinergitas bersama diharapkan tujuan dari PKH akan lebih cepat tercapai.

Laporan panitia kegiatan disampaikan oleh kepala Dinas Sosial Banda Aceh Bapak Muzakir,dalam laporan beliau juga mengharapkan kepada peserta agar dapat memahami pelaksanaan PKH yang terbaru dan dukungan-dukungan sebagai upaya mencapai tujuan yang signifikan.

Kemudian setelah pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi Profil PKH Kota Banda Aceh, Kebijakan Pengetahuan dan Pelaksanaan PKH Tahun 2018 dan juga materi Verifikasi Komitmen KPM PKH. Materi disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan dan jaminan Sosial Bapak Sulaiman dan Koordinator PKH Kota Banda Aceh, Rifki Asmana dan sebagai moderator Ibu Nia Gusniati yang juga selaku Kepala Seksi rehabilitas tuna sosial.

Mengakhiri Sosialisasi disimpulkan rekomendasi kebijakan yakni Monitoring dan Evaluasi (Monev) implementasi pelaksanaan PKH  senantiasa dilakukan bersama-sama,pelaksana PKH dan Dinas Sosial beserta perangkat kecamatan dan perangkat desa dalam hal ini kepala desa (keucik). Agar terwujudnya pelaksanaan PKH yang tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat pendampingannya.

Kemudian Fasilitas Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan bersama-sama pendamping PKH melakukan verifikasi komitmen kehadiran baik kunjungan layanan kesehatan maupun kehadiran anak-anak dilayanan pendidikan. "Perlu kerja bersama yang nyata agar tercapainya tujuan memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi kesenjangan" begitu penutup dari Koordinator PKH Kota Banda Aceh.

IKlan 3
Iklan Sidebar Kanan
Iklan Sidebar Kiri