Lauching Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kota Banda Aceh 2018

Foto untuk : Lauching Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kota Banda Aceh 2018

PKH salah satu program Kementerian Sosial dengan sasaran penerima paling terbawah, sehingga ditetapkan agar semua bantuan komplementer lainnya dapat disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dengan harapan mengubah perekonomian menuju keluarga yang sejahtera.

BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) awalanya adalah Raskin (Beras Miskin) dan berganti ke Rastra (Beras Sejahtera), perbedaannya tanpa biaya tebus dan Rastra bertransformasi ke BPNT di 90 Kota di Indonesia sampai tahun 2018 ini,bagi Kabupaten yg belum  bansos pangannya masih dengan bansos Rastra. Bantuan BPNT akan disalurkan ke kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) atau Kartu Kombo yang juga sebagai kartu ATM sejumlah Rp 110.000, dengan mekanisme e-wallet sehingga tidak bisa ditarik tunai,yang bisa hanya menukarkan ke E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong) tempat khusus yg telah disediakan agar bisa ditukarkan dengan sembako yakni Beras dan Telur.

Lokasi penyaluran BPNT telah tersedia 10 E-Warong KUBE PKH di 9 Kecamatan, Kecamatan Ulee Kareng dengan 2 e-warongnya, kemudian juga disediakan 2 E-Warong Agen Brilink di setiap desanya. Dengan menggunakan mesin EDC khusus yg sudah diatur sebagai pencairan BPNT, KPM hadir ke e-warong atau agen brilink untuk menukarkan bansosnya dengan kebutuhan pokok beras dan telur yang dibutuhkan, demikian sambutan sekaligus laporan dari Bapak Muzakir selaku Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh.

Kouta Penerima BPNT di Banda Aceh berjumlah 6776, namun sedang dilakukan perbaikan data dan validasi data sehingga untuk tahap pertama ini didata bayar BRI adalah sekitar 6421 KPM. Jumlah KPM PKH kota banda aceh adalah 4815 KPM dan teriris sebagai penerima BPNT, sehingga sisa nya 1959 kpm adalah penerima BPNT murni. Jadi sesuai peraturan menteri sosial bahwasanya Penerima PKH wajib menerima BPNT, sedangkan penerima BPNT belum tentu menerima PKH dikarenakan adanya syarat dan ketentuan data.

Setelah dimulai pencairan dari tanggal 25 April 2018 sampai dengan sekarang telah mencapai realisasi 95 %, dan 5 % lagi adalah data-data bermasalah,demikian yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah BRI Aceh Bapak Dedy Iskandar dalam kata sambutannya. Dinas Sosial dalam hal ini sedang melakukan rekonsiliasi realisasi dalam pendataan yang bermasalah sesuai yang terjadi dilapangan.

Kemudian itu kata sambutan oleh Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Aceh Bapak Zainal Arifin Lubis, yang sangat mendukung dan akan senantiasa membantu mensukseskan program pemerintah terlebih yang berkaitan dengan inklusi keuangan

Kemudian acara inti yakni kata sambutan dan peluncuran BPNT Kota Banda Aceh tahun 2018 oleh Walikota Banda Aceh Bapak Aminullah Usman, dalam sambutannya beliau memaparkan program-program unggulannya dan janji-janji kampanye nya yang alhamdulillah sudah mulai terealisasi, seperti 3 program unggulan yang dijanjikan. Yakni santunan kematian yg sudah diluncurkan per tanggal 26 April 2018, santunan melahirkan dan program raskin tanpa tebusan, hal yg ketiga dijelaskan lagi oleh bapak walikota terkait Raskin yg sudah berubah menjadi BPNT, karena sebelumnya untuk mengambil Raskin harus dengan uang tebusan dan sekarang dengan BPNT sudah tidak diterapkan hal tersebut. Ini untuk menjelaskan apabila ada kesalahpahaman di masyarakat. Kemudian ditambahkan lagi banyak hal lain yang sudah teralisasi di Kota Banda Aceh.

Kemudian setelah resmi Lauching BPNT disusul dengan proses pecairan BPNT dipandu petugas bansos dan secara simbolis diserahkan sembako beras dan telur dan kemudian setelah berakhirnya acara dilakukan peninjauan langsung ke E-Warong Harapan Jaya di desa blang oi kec meuraxa disaksikan langsung oleh Walikota Banda Aceh Bpk Aminullah Usman, Pimpinan BI Perwakilan Aceh Bpk Zainal Arifin Lubis, Pimpinan BRI wilayah Aceh Bpk Dedy Iskandar, Ka. Bulog Aceh Bpk Basirun dan Kadinsos Kota Banda Aceh Bpk Muzakir.

Jumat 04/05/2018.

Pelaksana PKH Kota Banda Aceh

IKlan 3
Iklan Sidebar Kanan
Iklan Sidebar Kiri